Samarinda – Dugaan intimidasi terhadap wartawan saat aksi demonstrasi di Samarinda menjadi perhatian serius DPRD Kota Samarinda.
Ketua Komisi IV, Muhammad Novan Syahroni Pasie, menegaskan pentingnya pengungkapan fakta di balik insiden tersebut agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat.
“Kita ingin tahu siapa oknum yang benar-benar terlibat. Tidak bisa saling menuduh tanpa bukti yang jelas,” tegasnya.
Insiden ini mendapat sorotan dari Aliansi Jurnalis Independen Samarinda dan Persatuan Wartawan Indonesia Kaltim, yang menilai adanya tindakan intimidasi terhadap jurnalis.
Novan menilai, jaminan keamanan bagi insan pers merupakan hal mendasar agar fungsi media sebagai penyampai informasi dapat berjalan dengan baik.
“Media harus bekerja dengan tenang agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap akurat,” ujarnya. (gby/adv)








