Saharakaltim.com — Semangat membangun pendidikan yang inklusif dan berkualitas kembali digaungkan dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Samarinda.
Upacara yang berlangsung di halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda itu dipimpin langsung Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri dengan mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan untuk Semua”.
Turut hadir Anggota DPRD Kota Samarinda Ismail Latisi yang memberikan dukungan terhadap langkah pemerintah dalam memperkuat kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Kota Tepian.
Dalam amanatnya, Saefuddin Zuhri menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar proses belajar mengajar, tetapi juga proses membentuk karakter dan memanusiakan manusia.
Ia mengingatkan pentingnya nilai-nilai pendidikan yang diwariskan Ki Hajar Dewantara melalui konsep asah, asih, dan asuh dalam membangun generasi masa depan.
Selain itu, pemerintah juga terus mendorong berbagai kebijakan strategis seperti digitalisasi pendidikan, peningkatan kualitas guru, penguatan karakter siswa, hingga perluasan akses pendidikan yang lebih inklusif.
Sementara itu, Ismail Latisi menilai momentum Hardiknas menjadi pengingat penting bahwa pembangunan daerah harus ditopang oleh kualitas pendidikan yang baik.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, sekolah, tenaga pendidik, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar pendidikan di Samarinda semakin maju dan merata.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi unggul dan masa depan daerah yang lebih baik,” katanya.
Momentum Hardiknas 2026 juga ditandai dengan pelantikan 240 pengurus Komunitas Belajar tingkat kota sebagai bentuk penguatan kolaborasi antarpendidik di Samarinda. (adv/gby)








