**Pedagang dan Pengguna Ruang Publik Harus Sama-Sama Nyaman, Ini Pesan Helmi Abdullah**
**Saharakaltim.com, Samarinda –** Aktivitas UMKM di kawasan ruang publik perlu ditata agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat. Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, meminta dinas terkait mengatur lokasi dan kegiatan perdagangan sehingga pedagang tetap bisa mencari penghasilan, sementara fasilitas umum tetap berfungsi sebagaimana mestinya.
Helmi mengatakan, kawasan yang ramai dikunjungi warga untuk berolahraga dan beraktivitas bersama biasanya turut menarik kehadiran pedagang. Karena itu, diperlukan pengaturan agar pertumbuhan kegiatan ekonomi tersebut tidak berbenturan dengan kepentingan pengguna ruang publik.
“Dengan adanya kegiatan yang menyangkut berkumpulnya masyarakat umum, tentu UMKM juga akan hadir. Tinggal nanti perlu dari dinas terkait untuk menertibkan,” ujarnya di Samarinda, Jumat (9/10/2026).
Menurutnya, penataan harus mempertimbangkan kebutuhan seluruh pihak. Pedagang tetap membutuhkan ruang untuk menjalankan usaha, tetapi aktivitas berjualan juga perlu diatur agar tidak menghambat pergerakan masyarakat, terutama pengguna jalur joging pada pagi dan sore hari.
Helmi menekankan bahwa pengaturan kawasan publik menjadi tanggung jawab perangkat daerah terkait. Pengawasan diperlukan untuk memastikan aktivitas perdagangan berlangsung tertib dan penggunaan fasilitas umum tetap sesuai dengan peruntukannya.
Ia berharap pemerintah kota dapat mengambil langkah penataan secara proporsional, bukan sekadar melakukan penertiban tanpa memperhatikan keberlangsungan usaha masyarakat.
Dengan pengelolaan yang baik, ruang publik di Samarinda diharapkan tetap menjadi tempat yang nyaman bagi warga untuk berolahraga dan berinteraksi, sekaligus mendukung kegiatan ekonomi pelaku UMKM.
(adv/gby)








