Aspirasi Reses DPRD Samarinda Mengarah ke Infrastruktur, Usulan Dibidik untuk 2027

**Saharakaltim.com, Samarinda –** Infrastruktur lingkungan masih menjadi perhatian warga Samarinda. Dalam Reses DPRD Kota Samarinda Masa Persidangan III Tahun 2026, masyarakat menyampaikan kebutuhan penerangan jalan dan perbaikan akses di Kelurahan Bukit Pinang, serta pembangunan drainase di Kelurahan Jawa.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, M. Novan Syahronny Pasie, mengatakan aspirasi tersebut menjadi catatan untuk ditindaklanjuti sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.

Salah satu persoalan yang disampaikan warga berada di sekitar tempat pemrosesan akhir (TPA) di Kelurahan Bukit Pinang. Masyarakat membutuhkan penerangan jalan dan perbaikan akses yang saat ini masih berupa agregat.

“Di TPA itu memang mereka membutuhkan penerangan dan jalan. Jalannya masih seperti agregat,” kata Novan saat menjelaskan aspirasi warga.

Adapun warga Kelurahan Jawa mengusulkan pembangunan drainase. Menurut Novan, proposal pengajuan telah disiapkan masyarakat untuk menjadi dasar dalam proses perencanaan pembangunan.

Ia menegaskan, aspirasi yang masuk tidak serta-merta dapat langsung direalisasikan. Pemerintah perlu mempertimbangkan tingkat kerusakan, urgensi kebutuhan, dampak bagi masyarakat, ketersediaan anggaran, serta pembagian kewenangan antar-OPD.

Karena itu, Novan meminta pengurus RT berperan aktif mengumpulkan kebutuhan warga dan memastikan dokumen usulan disiapkan sesuai ketentuan untuk dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

“Usulan yang memenuhi ketentuan akan menjadi bahan perencanaan pembangunan berikutnya, termasuk untuk program tahun anggaran 2027,” ujarnya.

Aspirasi dari kegiatan reses tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan, terutama untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat terhadap akses jalan, penerangan, dan sistem drainase yang memadai. (adv/gby)