Saharakaltim.com, Samarinda – DPRD Kota Samarinda menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Nunukan dalam rangka studi banding terkait mekanisme penyerapan hasil reses, pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD, serta strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Samarinda tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman antar lembaga legislatif dalam memperkuat fungsi representasi dan pengawasan pembangunan daerah.
Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Said Hasan, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari pola penyerapan aspirasi masyarakat yang diterapkan DPRD Samarinda, khususnya dalam pelaksanaan reses dan penyusunan pokir.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi Kabupaten Nunukan cukup berbeda karena merupakan wilayah perbatasan dengan karakteristik daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluas), sehingga proses menjangkau masyarakat memerlukan strategi khusus.
“Kami ingin melihat bagaimana pelaksanaan reses dan pokir yang dilakukan DPRD Samarinda sehingga bisa menjadi referensi dalam menjangkau masyarakat di wilayah-wilayah terpencil,” ujarnya.
Kunjungan tersebut disambut langsung Wakil Ketua III DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari. Dalam pertemuan itu, DPRD Samarinda turut berbagi pengalaman mengenai strategi peningkatan PAD yang selama ini didukung oleh sektor pajak daerah, khususnya pajak restoran, makanan dan minuman, serta parkir.
Celni menjelaskan bahwa tingginya jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi masyarakat menjadi salah satu faktor yang mendukung peningkatan pendapatan daerah Kota Samarinda.
Melalui kegiatan studi banding ini, diharapkan terjalin pertukaran informasi dan pengalaman yang dapat mendukung peningkatan kinerja DPRD dalam melayani masyarakat di masing-masing daerah. (adv/gby)
