Dari UMKM hingga Seni Lokal, Simpang Odah Etam Jadi Magnet Baru Tenggarong

Advertorial, Kukar87 Dilihat
banner 468x60

KUTAI KARTANEGARA – Siapa sangka, kawasan Simpang Odah Etam (SOE) di Jalan Kartanegara, Tenggarong, yang baru genap berusia satu tahun ini telah menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif baru di Kutai Kartanegara (Kukar). Kawasan yang awalnya dirancang sebagai ruang ekspresi pelaku UMKM kuliner dan seni pertunjukan, kini menjadi magnet bagi masyarakat lokal hingga luar daerah.

Menurut Kabid Pembinaan dan Pengembangan UMKM Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Fathul Alamin, keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kolaborasi dan kreativitas masyarakat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

banner 336x280

“Perputaran ekonomi di kawasan SOE cukup tinggi. Tenant di sana rutin melaporkan omzet mingguan, dan hasil rekap kami menunjukkan angka yang terus stabil,” ungkapnya.

Berbeda dari konsep hiburan komersial pada umumnya, SOE justru menghadirkan panggung bagi talenta-talenta baru, bukan artis papan atas. Di sisi kuliner, setiap produk UMKM yang tampil telah melalui proses kurasi agar kualitasnya terjaga.

“Dari awal kami ingin tempat ini menjadi wadah tumbuhnya pelaku usaha lokal, bukan sekadar tempat berjualan,” tutur Fathul.

Kini, perputaran ekonomi di kawasan tersebut tercatat mencapai Rp186 juta per bulan atau sekitar Rp1,8 miliar per tahun. Tak hanya warga Tenggarong, pengunjung juga datang dari Samarinda, Balikpapan, dan sejumlah daerah lainnya.

Momentum satu tahun berdirinya SOE, kata Fathul, menjadi saat yang tepat untuk refleksi dan penguatan peran ekonomi kreatif di Kukar. “Kami berharap keberhasilan SOE dapat menjadi inspirasi bagi kecamatan lain untuk menciptakan ruang ekonomi serupa,” pungkasnya.
(adv/nk/Diskominfo Kukar)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *