DPRD Samarinda Soroti Aktivitas Kontainer di Jalan Damanhuri yang Picu Kemacetan

Saharakaltim.com, SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda meminta adanya pengelolaan yang lebih baik terhadap aktivitas kendaraan berat di kawasan Jalan Damanhuri. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, M. Andriansyah, menilai aktivitas truk kontainer yang keluar masuk area pergudangan perlu mendapat perhatian khusus karena berpotensi menyebabkan perlambatan arus kendaraan apabila tidak disertai pengaturan yang memadai.

“Waktu itu saya melintas dari arah Jalan Damanhuri dan melihat antrean kendaraan cukup panjang. Setelah dicek ternyata ada kontainer yang sedang masuk ke gudang sehingga lalu lintas terganggu,” ungkapnya.

Menurut Andriansyah, keberadaan petugas pengatur lalu lintas sangat diperlukan ketika kendaraan berukuran besar melakukan manuver. Dengan adanya pendampingan, dampak terhadap pengguna jalan dapat diminimalkan sehingga kemacetan tidak berlangsung dalam waktu lama.

Ia juga mendorong perusahaan untuk menyesuaikan jadwal operasional kendaraan berat dengan kondisi lalu lintas. Aktivitas bongkar muat maupun manuver kendaraan besar sebaiknya dilakukan di luar jam-jam padat agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat.

“Jika memang harus melakukan manuver atau kegiatan bongkar muat, sebaiknya dilakukan saat kondisi lalu lintas lebih lengang. Jangan ketika jalan masih ramai oleh aktivitas masyarakat,” tegasnya.

Selain persoalan kemacetan, DPRD turut menyoroti kendaraan pengangkut material yang sering meninggalkan ceceran tanah di sepanjang jalan. Menurutnya, kondisi tersebut dapat mengurangi kenyamanan pengguna jalan sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat hujan.

Karena itu, DPRD Samarinda mengajak seluruh pelaku usaha untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aturan operasional kendaraan berat, termasuk menjaga kebersihan kendaraan sebelum memasuki jalan umum. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, instansi teknis, dan dunia usaha, DPRD Samarinda berharap aktivitas ekonomi di kawasan pergudangan tetap berjalan optimal tanpa mengesampingkan aspek keselamatan dan kelancaran lalu lintas di Kota Samarinda. (adv/gby)