Saharakaltim.com, Samarinda – DPRD Kota Samarinda menyoroti sejumlah proyek strategis yang telah selesai dibangun namun belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Beberapa fasilitas tersebut dinilai perlu segera dioperasikan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung.
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menyoroti belum difungsikannya Terowongan Samarinda yang menghubungkan Jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Kakap. Menurutnya, keberadaan terowongan tersebut sangat penting untuk membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di sejumlah kawasan kota.
“Kita berharap fasilitas publik Terowongan Samarinda itu bisa segera dinikmati masyarakat Samarinda,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).
Meski mendorong percepatan operasional, Helmi menegaskan bahwa seluruh aspek teknis dan perizinan harus dipastikan telah memenuhi standar sebelum fasilitas tersebut dibuka untuk umum.
“Spesifikasinya harus betul-betul sesuai termasuk izin-izinnya, karena ini menyangkut keselamatan masyarakat,” katanya.
Selain terowongan, DPRD juga menyoroti belum dibukanya Teras Samarinda Tahap II yang merupakan bagian dari pengembangan kawasan tepian Sungai Mahakam. Menurut Helmi, aspek keamanan dan kualitas konstruksi harus menjadi perhatian utama sebelum kawasan tersebut dioperasikan.
DPRD berharap seluruh proyek strategis yang telah dibangun dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam mendukung pelayanan publik maupun mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Di sisi lain, DPRD juga akan terus melakukan pengawasan terhadap pengelolaan fasilitas publik agar aset daerah dapat memberikan kontribusi yang optimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). (adv/gby)









