Saharakaltim.com, Samarinda – DPRD Kota Samarinda menegaskan pentingnya penerapan skala prioritas dalam setiap kebijakan pembangunan daerah, terutama di tengah keterbatasan kemampuan fiskal pemerintah. Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menilai alokasi APBD harus diarahkan terlebih dahulu pada program-program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Menurutnya, sektor pendidikan dan kesehatan masih membutuhkan dukungan anggaran yang kuat karena memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Oleh sebab itu, kedua sektor tersebut dinilai perlu menjadi fokus utama dalam penyusunan prioritas belanja daerah.
Iswandi juga menilai rencana pengembangan Teras Samarinda perlu mempertimbangkan kondisi keuangan daerah secara menyeluruh. Program pembangunan yang belum memiliki tingkat urgensi tinggi, menurutnya, dapat dilaksanakan setelah kebutuhan prioritas dan proyek strategis lainnya terpenuhi.
Ia menekankan bahwa setiap penggunaan APBD harus memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Dengan perencanaan yang matang dan berbasis prioritas, pemerintah dapat memastikan anggaran daerah dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan.
DPRD Kota Samarinda juga mendorong pemerintah agar terus melakukan evaluasi terhadap setiap rencana program sehingga kebijakan pembangunan tetap sejalan dengan kemampuan fiskal daerah. Pendekatan tersebut diyakini mampu menciptakan pengelolaan anggaran yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Melalui penganggaran yang mengutamakan kepentingan masyarakat, DPRD berharap pembangunan Kota Samarinda dapat berjalan lebih terarah, memberikan manfaat yang luas, serta mendukung peningkatan kesejahteraan warga secara berkesinambungan. (adv/gby)














