Saharakaltim.com, Samarinda – Komisi I DPRD Kota Samarinda memastikan realisasi penyerapan anggaran mitra kerja hingga pertengahan Tahun Anggaran 2026 masih berada dalam kondisi yang terkendali. DPRD menilai capaian rata-rata sekitar 33 persen masih sejalan dengan tahapan pelaksanaan kegiatan yang saat ini masih berlangsung.
Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Syaputra, menjelaskan evaluasi dilakukan melalui rapat bersama OPD untuk mengukur perkembangan pelaksanaan program sekaligus menyusun rekomendasi terhadap kebijakan anggaran pada APBD Tahun 2027.
Menurutnya, capaian serapan anggaran tidak dapat dinilai hanya dari besarnya persentase, melainkan harus melihat progres pelaksanaan kegiatan di lapangan.
“Program yang berjalan dengan baik akan tetap diprioritaskan. Sebaliknya, kegiatan yang belum memberikan hasil optimal akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan program tahun berikutnya,” ujarnya.
Samri mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi bersama mitra kerja, termasuk Diskominfo Kota Samarinda, rata-rata serapan anggaran masih berada di kisaran 33 persen. Angka tersebut dinilai masih wajar karena sebagian besar kegiatan masih berada pada tahap pelaksanaan dan diproyeksikan meningkat pada semester kedua.
Komisi I juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara percepatan penyerapan anggaran dengan kualitas pelaksanaan program. DPRD berharap seluruh perangkat daerah mampu menyelesaikan kegiatan sesuai target sehingga anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung peningkatan pelayanan publik di Kota Samarinda. (adv/gby)
