Saharakaltim.com, Samarinda – Komisi III DPRD Kota Samarinda terus mengawal percepatan pembangunan dan pemanfaatan infrastruktur strategis melalui rapat dengar pendapat bersama sejumlah mitra kerja pemerintah daerah. Pembukaan Teras Samarinda, pemenuhan layanan air bersih, hingga evaluasi proyek Terowongan Samarinda menjadi fokus utama dalam pembahasan tersebut.
Sekretaris Komisi III DPRD Kota Samarinda, Arie Wibowo, mengatakan kawasan Teras Samarinda yang secara fisik telah selesai pada sebagian besar titik seharusnya sudah dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa harus menunggu seluruh pekerjaan rampung.
“Kami meminta bagian yang sudah selesai segera dibuka. Masyarakat sudah lama menunggu fasilitas ini bisa digunakan,” katanya.
Ia menjelaskan, masih terdapat satu segmen pekerjaan di kawasan depan Rumah Jabatan Gubernur yang belum tuntas akibat keterbatasan anggaran. Meski demikian, DPRD menilai kondisi tersebut tidak seharusnya menghambat operasional kawasan yang telah siap digunakan.
Komisi III juga meminta Pemerintah Kota Samarinda segera menetapkan skema pengelolaan Teras Samarinda setelah proses serah terima dari pelaksana pekerjaan selesai. Kejelasan pengelola dinilai penting agar operasional dan pemeliharaan kawasan berjalan optimal.
Selain infrastruktur kawasan tepian, DPRD turut menyoroti percepatan pembangunan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Menurut Arie, target Wali Kota Samarinda agar seluruh masyarakat menikmati layanan air bersih pada 2027 harus didukung dengan perencanaan anggaran yang terukur.
Saat ini masih terdapat sekitar 23 persen wilayah yang belum memperoleh layanan PDAM. Karena itu, Komisi III meminta OPD terkait menyusun kebutuhan pembiayaan secara bertahap agar target tersebut dapat dicapai sesuai waktu yang ditetapkan.
Adapun pembahasan mengenai progres pembangunan Terowongan Samarinda akan dilakukan pada rapat lanjutan bersama dinas teknis yang membidangi proyek tersebut. DPRD menegaskan evaluasi terhadap proyek strategis itu penting untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai target sekaligus menjawab harapan masyarakat terhadap percepatan penyelesaiannya. (adv/gby)
