**Saharakaltim.com, Samarinda –** Gangguan kelistrikan yang memicu pemadaman bergilir di Samarinda menjadi perhatian Komisi III DPRD Kota Samarinda. Dewan meminta PT PLN (Persero) menyampaikan laporan tertulis yang menjelaskan penyebab gangguan, langkah perbaikan, serta target penyelesaiannya.
Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengungkapkan pihaknya telah berkomunikasi dengan Manager PLN Samarinda untuk mendapatkan penjelasan mengenai kondisi kelistrikan di Kota Tepian.
Deni menegaskan, masyarakat membutuhkan kepastian, bukan sekadar penjelasan mengenai pemeliharaan jaringan atau kerusakan peralatan pembangkit. Menurutnya, PLN harus menjabarkan tindakan yang sedang dilakukan dan kapan pemulihan pasokan listrik diperkirakan dapat tercapai.
“Yang kami minta bukan hanya penjelasan mengenai penyebabnya, tetapi juga bagaimana langkah penanganannya dan kapan persoalan ini bisa diselesaikan. Masyarakat perlu mendapatkan kepastian,” ujarnya.
Ia menilai sistem pemeliharaan jaringan dan peralatan kelistrikan perlu dievaluasi secara menyeluruh. Perawatan berkala semestinya menjadi bagian dari upaya mendeteksi potensi kerusakan lebih awal, sehingga gangguan terhadap distribusi listrik dapat diminimalkan.
Selain itu, pekerjaan perbaikan generator maupun penggantian komponen membutuhkan perencanaan yang matang. Kejelasan tahapan pekerjaan dan estimasi waktu penyelesaian dinilai penting agar dampak gangguan terhadap masyarakat dapat ditekan.
Deni menjelaskan, laporan tertulis PLN akan membantu DPRD memahami kondisi yang sebenarnya sekaligus menjadi acuan dalam menjalankan fungsi pengawasan. Informasi yang terukur juga diperlukan agar perkembangan penanganan dapat dipantau secara lebih jelas.
Komisi III berharap PLN tidak hanya berfokus pada pemulihan pasokan dalam jangka pendek, tetapi juga melakukan pembenahan operasional untuk mencegah gangguan serupa terulang.
DPRD Samarinda pun mendorong adanya tindak lanjut yang konkret dari manajemen PLN demi meningkatkan keandalan layanan kelistrikan. Kepastian mengenai penyebab dan penyelesaian gangguan menjadi hal yang dinilai penting bagi masyarakat Kota Tepian. **(adv/gby)**
