Saharakaltim.com – Wacana penerapan work from home (WFH) di lingkungan pemerintahan mulai didorong DPRD Kota Samarinda sebagai bagian dari transformasi pola kerja.
Ketua Komisi I, Samri Shaputra, menilai sistem kerja fleksibel dapat menjadi solusi dalam meningkatkan efisiensi sekaligus menjawab tantangan era digital.
Ia mengungkapkan, sejumlah daerah di Indonesia telah lebih dulu menerapkan kebijakan WFH, bahkan pada hari tertentu.
“Ke depan Samarinda juga akan mengarah ke sana,” katanya.
Selain efisiensi anggaran, WFH dinilai mampu mengurangi kepadatan lalu lintas karena mobilitas pegawai berkurang.
Meski demikian, DPRD mengingatkan bahwa tidak semua jenis pekerjaan dapat dilakukan secara daring, khususnya sektor pelayanan publik yang membutuhkan interaksi langsung. (gby/adv)
