Sani Bin Husain Bawa Penyerapan Aspirasi ke Era Digital

**Saharakaltim.com, Samarinda –** Teknologi digital kini menjadi salah satu pintu baru bagi masyarakat untuk berkomunikasi dengan wakil rakyat. Melihat peluang tersebut, Anggota DPRD Kota Samarinda Sani Bin Husain menghadirkan **Sani Mendengar**, platform berbasis aplikasi dan website yang dirancang sebagai kanal penyampaian aspirasi masyarakat.

Melalui platform ini, warga dapat menyampaikan berbagai usulan, masukan, kritik maupun keluhan tanpa harus menunggu pelaksanaan reses atau pertemuan langsung dengan anggota DPRD.

Sani mengatakan, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk membuat komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat semakin mudah. Menurutnya, akses terhadap penyampaian aspirasi perlu mengikuti pola komunikasi masyarakat yang terus berkembang.

“Di era digital saat ini, masyarakat membutuhkan akses yang lebih mudah untuk menyampaikan aspirasi. Karena itu kami menghadirkan aplikasi dan website Sani Mendengar agar masyarakat dapat berkomunikasi dengan lebih cepat dan efisien,” kata Sani, Selasa (21/7/2026).

Ia menjelaskan, reses dan pertemuan tatap muka tetap memiliki peran penting dalam menggali kebutuhan masyarakat. Namun, aspirasi warga tidak selalu muncul sesuai dengan jadwal kegiatan tersebut. Karena itu, kanal digital dinilai dapat menjadi pelengkap agar komunikasi dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Melalui Sani Mendengar, masyarakat dapat menyampaikan persoalan yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari. Aspirasi tersebut nantinya menjadi salah satu bahan masukan bagi Sani dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

“Melalui platform ini, masyarakat bisa menyampaikan usulan, kritik, maupun keluhan kapan saja. Aspirasi yang masuk akan menjadi bahan masukan bagi kami dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Sani, pendekatan digital juga memiliki potensi untuk memperluas keterlibatan generasi muda. Kelompok masyarakat yang lebih terbiasa menggunakan teknologi diharapkan dapat lebih mudah berpartisipasi dalam menyampaikan gagasan maupun persoalan yang ada di lingkungan mereka.

Ia menegaskan, tujuan utama inovasi tersebut adalah memastikan tidak ada kelompok masyarakat yang kesulitan menyampaikan aspirasi hanya karena keterbatasan akses atau waktu untuk menghadiri pertemuan langsung.

“Kami ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan aspirasi. Dengan memanfaatkan teknologi digital, komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat bisa berjalan lebih terbuka, cepat, dan responsif,” pungkasnya.

Kehadiran Sani Mendengar diharapkan menjadi langkah untuk membangun pola komunikasi yang lebih terbuka antara masyarakat dan wakil rakyat. Dengan semakin mudahnya aspirasi disampaikan, berbagai kebutuhan maupun persoalan di tengah masyarakat diharapkan dapat teridentifikasi lebih cepat dan menjadi bahan perjuangan dalam proses pembangunan daerah. **(adv/gby)**