Saharakaltim.com, Samarinda – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Sekretariat DPRD Kota Samarinda tahun ini dikemas lebih luas. Tak hanya menghadirkan berbagai perlombaan, rangkaian kegiatan juga menyentuh langsung masyarakat melalui festival band pelajar, lomba karaoke antarkecamatan, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah hingga penggalangan dana untuk veteran.
Menariknya, seluruh kegiatan tersebut diselenggarakan tanpa menggunakan anggaran APBD. Pelaksanaannya mengandalkan semangat gotong royong, kerja sama dengan berbagai pihak serta dukungan sukarela.
Plt Sekretaris DPRD Kota Samarinda Eddy Syahrani mengatakan konsep tersebut dipilih sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi anggaran sekaligus memastikan momentum kemerdekaan tetap dapat dirasakan bersama.
“Pembiayaan kita tidak menggunakan APBD. Kita bergotong royong dan bekerja sama dengan pihak terkait. Sumbangan juga sifatnya sukarela,” kata Eddy, Rabu (19/8/2026).
Sejumlah agenda telah disiapkan sepanjang 19 hingga 29 Agustus 2026. Kegiatan internal akan diikuti keluarga besar Sekretariat DPRD melalui pertandingan bulu tangkis, catur, domino, PlayStation, poker dan permainan tradisional beregu pada 24 Agustus.
Sementara masyarakat diberikan kesempatan ikut ambil bagian dalam festival band pelajar. Kompetisi tersebut terbuka bagi pelajar berusia 7 sampai 18 tahun, mulai jenjang SD hingga SMA.
Semarak kemerdekaan berlanjut melalui lomba karaoke pada 28 Agustus. Pesertanya merupakan perwakilan masyarakat dari masing-masing kecamatan dengan komposisi dua peserta, yakni kategori putra dan putri.
Eddy menjelaskan, lomba tersebut ditujukan untuk memberikan kesempatan kepada peserta yang belum pernah mengikuti kompetisi tingkat nasional maupun provinsi.
“Kategori pesertanya mereka yang belum mengikuti kompetisi nasional maupun tingkat provinsi,” tuturnya.
Tak berhenti pada hiburan, Sekretariat DPRD juga memasukkan agenda sosial dalam rangkaian kegiatan. Penggalangan dana akan dilakukan untuk kemudian disalurkan kepada LVRI. Pada 26 Agustus, kegiatan juga diisi dengan bazar.
Sehari berikutnya, masyarakat dapat mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah. Agenda tersebut menjadi salah satu bentuk nyata bahwa peringatan kemerdekaan dapat dikemas melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung.
Rangkaian kegiatan kemudian mencapai puncaknya pada 29 Agustus melalui jalan santai yang sekaligus dirangkai dengan penutupan kegiatan dan pembagian hadiah.
Panitia juga menyiapkan berbagai hadiah untuk meningkatkan antusiasme peserta. Selain uang pembinaan dan sembako, tersedia doorprize dengan hadiah antara lain sembilan unit sepeda, mesin cuci dan sejumlah hadiah menarik lainnya.
Dengan konsep tersebut, Sekretariat DPRD Samarinda tidak sekadar menghadirkan kemeriahan tahunan, tetapi juga membuka ruang partisipasi yang lebih luas. Pelajar mendapat panggung kreativitas, masyarakat memperoleh akses kegiatan sosial, sementara semangat kepedulian terhadap veteran turut diwujudkan melalui penggalangan dana.
Di tengah efisiensi anggaran, rangkaian HUT ke-81 RI tersebut menjadi contoh bahwa perayaan kemerdekaan tetap dapat berlangsung meriah tanpa membebani APBD. Kolaborasi dan gotong royong menjadi fondasi agar semangat kemerdekaan tetap dirasakan seluruh lapisan masyarakat Samarinda. (adv/gby)









