**Saharakaltim.com, Samarinda –** Menjaga kerukunan antarumat beragama membutuhkan keterlibatan banyak pihak. DPRD Kota Samarinda pun membuka ruang kerja sama yang lebih erat dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Samarinda untuk merespons berbagai persoalan keagamaan dan kebudayaan yang berkembang di tengah masyarakat.
Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah menilai FKUB memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial. Sebagai wadah perwakilan berbagai agama, FKUB dinilai dapat menjadi mitra strategis ketika masyarakat menghadapi persoalan yang berkaitan dengan agama, budaya, perizinan, maupun rumah ibadah.
“Mereka menyampaikan bahwa mereka siap jika kami DPRD meminta bantuan kalau ada permasalahan menyangkut masalah agama, budaya, perizinan, rumah ibadah dan lainnya,” ujar Helmi di DPRD Samarinda, Jumat (31/7/2026).
Menurutnya, keterlibatan FKUB akan memberikan ruang penyelesaian yang lebih luas terhadap persoalan masyarakat. Dengan komunikasi yang terjalin antara DPRD dan FKUB, berbagai persoalan diharapkan dapat dibahas dengan mengedepankan dialog dan semangat menjaga persatuan.
DPRD Samarinda juga menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan melalui fungsi penganggaran dan pengawasan. Program-program FKUB yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat dinilai layak mendapat perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Kami akan memprioritaskan program-program yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat,” kata Helmi.
Ia menjelaskan, aspirasi terkait persoalan agama dan kebudayaan bukan hal yang jarang diterima DPRD. Masyarakat kerap menyampaikan keluhan dan meminta bantuan lembaga legislatif untuk mencari jalan keluar atas persoalan yang mereka hadapi.
Karena itu, menurut Helmi, sinergi dengan FKUB dapat menjadi salah satu langkah untuk memperkuat mekanisme penyelesaian aspirasi tersebut.
“Karena kami sering sekali menerima aspirasi dan keluhan masyarakat. Ke depan jika ada keluhan terkait permasalahan keagamaannya, mungkin kita bisa melibatkan FKUB,” tuturnya.
DPRD Samarinda berharap kolaborasi dengan FKUB dapat semakin diperkuat sehingga setiap persoalan yang berpotensi mengganggu kerukunan dapat ditangani secara lebih dini. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, stabilitas kehidupan masyarakat yang beragam di Kota Samarinda diharapkan tetap terjaga. **(adv/gby)**
