**Saharakaltim.com, Samarinda –** Meningkatnya aktivitas masyarakat di Folder Air Hitam Samarinda turut membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM. Kawasan yang ramai dimanfaatkan untuk bersantai pada sore hingga malam hari itu kini menjadi tempat berjualan berbagai makanan dan minuman.
Perkembangan tersebut mendapat tanggapan dari Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah. Ia menilai pemanfaatan fasilitas publik untuk kegiatan positif dapat berjalan beriringan dengan aktivitas ekonomi masyarakat, selama ketertiban tetap dijaga.
“Semua fasilitas itu tentu harus digunakan untuk hal-hal yang positif. Selama fasilitas itu digunakan untuk hal-hal yang positif, saya kira tidak ada masalah,” kata Helmi, Kamis (8/10/2026).
Menurut Helmi, semakin banyaknya warga yang berkumpul di suatu kawasan merupakan peluang bagi pelaku usaha kecil untuk memperoleh penghasilan. Karena itu, keberadaan UMKM di Folder Air Hitam dinilai wajar selama aktivitas berjualan tetap memperhatikan kepentingan bersama.
Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya peran dinas terkait dalam mengawasi dan menata kegiatan di kawasan tersebut. Pengawasan diperlukan agar aktivitas yang berlangsung tidak menimbulkan gangguan terhadap keamanan maupun kenyamanan pengunjung.
“Tentu mungkin perlu dinas terkait untuk mengawasi. Kalau ada hal-hal yang sifatnya tidak positif, tentu itu harus ditegur, atau nanti perlu pengawasan yang lebih intensif,” ujarnya.
Helmi juga menyebut DPRD menunggu aspirasi masyarakat mengenai kondisi Folder Air Hitam. Keluhan dan masukan warga dapat menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah tindak lanjut yang diperlukan.
Ia berharap penataan kawasan mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat menikmati ruang publik dan kepentingan pedagang dalam mencari nafkah.
“Dengan adanya banyak kegiatan yang menyangkut berkumpulnya masyarakat umum, tentu UMKM juga akan hadir. Tinggal nanti perlu dari dinas terkait untuk menertibkan, supaya sama-sama mereka juga cari makan aman, masyarakat juga aman,” pungkasnya.
(adv/gby)
