Saharakaltim.com — Gerakan Pangan Murah (GPM) yang hadir dalam Kaltim Halal Festival 2026 dinilai menjadi langkah positif dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat Kota Samarinda.
Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Viktor Yuan menyebut program tersebut bukan sekadar menghadirkan pangan murah, tetapi juga menjadi upaya nyata mendekatkan kebutuhan pokok kepada masyarakat.
Menurutnya, konsep ketahanan pangan harus dipahami lebih luas dan tidak hanya berfokus pada sektor pertanian semata.
“Ketahanan pangan itu harus dilihat dari semua sisi, mulai dari kebutuhan dapur rumah tangga sampai makanan siap konsumsi,” ujarnya.
Viktor menilai, di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi pengeluaran masyarakat, keberadaan gerakan pangan murah mampu membantu menjaga daya beli warga agar tetap stabil.
Selain itu, kegiatan yang dipadukan dengan promosi produk halal juga memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan karena selain membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, juga mampu mendorong perputaran ekonomi daerah.
“Program seperti ini sangat baik karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (adv/gby)














