Saharakaltim.com, SAMARINDA – Kebutuhan tenaga pendidik di Kota Samarinda menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian DPRD Kota Samarinda. Di tengah tantangan fiskal yang dihadapi daerah, pemerintah kota didorong untuk melakukan perhitungan yang cermat dan terukur dalam menyusun kebijakan pemenuhan kebutuhan guru.
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menilai bahwa persoalan kekurangan tenaga pendidik memang harus segera diantisipasi. Namun, langkah penambahan guru perlu didukung dengan perencanaan yang matang agar tetap selaras dengan kemampuan keuangan daerah.
“Semua daerah sekarang harus menyesuaikan kebutuhan yang ada. Karena itu setiap kebijakan harus benar-benar dipertimbangkan,” ungkap Helmi.
Menurutnya, kondisi keuangan daerah saat ini dipengaruhi oleh berbagai kebijakan penyesuaian dan efisiensi anggaran yang berlangsung secara nasional. Oleh karena itu, pemerintah daerah dituntut lebih selektif dalam menentukan prioritas program dan belanja daerah.
Helmi menjelaskan bahwa pemerintah kota memiliki kapasitas serta data yang lebih lengkap untuk menghitung kebutuhan tenaga guru secara riil. Perhitungan tersebut mencakup jumlah kebutuhan tenaga pendidik, distribusi guru di sekolah, hingga dampak anggaran yang harus dipersiapkan dalam jangka panjang.
“Yang lebih paham tentu pemerintah sendiri. Kami hanya menyarankan supaya setiap penambahan itu dipertimbangkan betul-betul,” katanya.
Sebagai lembaga legislatif, DPRD Samarinda akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar setiap kebijakan yang diambil tetap sesuai regulasi dan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan daerah.
Meskipun demikian, Helmi memastikan kondisi fiskal Pemerintah Kota Samarinda saat ini masih berada pada kategori yang aman, terutama dalam memenuhi kewajiban belanja pegawai. Namun ia mengingatkan bahwa keberlanjutan fiskal tetap harus menjadi perhatian utama dalam setiap penyusunan kebijakan.
DPRD Samarinda berharap pemerintah kota dapat menyiapkan strategi jangka panjang untuk mengatasi kekurangan guru yang diproyeksikan meningkat dalam beberapa tahun mendatang. Dengan perencanaan yang tepat dan dukungan anggaran yang terukur, kebutuhan tenaga pendidik dapat dipenuhi secara bertahap tanpa mengganggu stabilitas keuangan daerah.
Melalui langkah yang terencana dan berkelanjutan, DPRD optimistis kualitas pendidikan di Kota Samarinda dapat terus ditingkatkan seiring terpenuhinya kebutuhan tenaga pengajar yang profesional dan merata di seluruh satuan pendidikan. (adv/gby)








